Astagfirullah … ,
Membaca puisi ini menjadikan hatiku tersadar. Termasuk semua ilmu yang diberikan adalah titipkan-Nya.
Semoga puisi singkat yang ditulis ws Rendra berikut ini mendekatkan kembali kita kepada yang Maha Kuasa ..
Archive for the ‘Dzikir’ Category
Titipan
April 29, 2008Akupun Menangis – Ayat-ayat Cinta
March 18, 2008Subhanallah, …
Difilmkannya film ini membuat hatiku terharu, bahagia sekaligus bangga sama kang Abiek, panggilan akrab Habibburahman El Shirazy penulis ayat-ayat Cinta. Beberapa penonton yang menyaksikan film ini ada yang menangis dan ada yang tidak.
Awalnya, anggapanku, “Ah, cengeng bener sih orang, liat film gitu aja sampe nangis?”.
Namun, apa yang terjadi? Setiap detik dari film ini sangat berarti untuk diikuti, perasaan selalu bergetar begitu mendengar ‘ayat-ayat’ yang ingin disampaikan Kang Abiek yang difilmkan itu …
1. Salam kepada Nabi, Yaa Nabi salamun Alaik (salam sejahtera untuk Nabi) — di awal film ini aku sudah merinding mendengar panggilan selamat untuk Rasullullah saw. Kesan pertama adalah begitu kentalnya nuansa Islam yang sangat Agung. Subhanallah…
Ayat-ayat Cinta
March 17, 2008
Subhanallah, sungguh luar bisa setelah dilayarlebarkannya buku karya Habiburrahman El Shirazy berjudul ayat-ayat Cinta. Karya Kang Abiek, panggilan akrab pemuda kelahiran 1976 ini sangat mengagumkan. Gaungnya meledak sampai pelosok negeri. Sampai-sampai penonton yang ingin menyaksikan film ini pun membludak. dan mereka rela berantre panjang hanya untuk mendapatkan sebuah tiket bioskop.
Ada sekelumit kisah menarik dengan diputarnya film ini, diantaranya:
Matematika Gaji dan Logika Sedekah
January 3, 2008Subhanallah, …
Artikel ini saya dapat dan kutip dari email seorang sahabat. Sangat menarik untuk disimak dan mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk kehidupan kita dunia dan akhirat.
Menoreh Harapan di Tahun 2008
January 1, 2008“Met Baru 2008 ya…
Mari perbaiki hidup kita untuk menjadi manusia yang lebih manusiawi, bernurani dan islami.
Mudah-mudahan kita semua senantiasa dilindungi ALLAH SWT”
~ sms from my wife Ira – 23:58 WIB 31 Des 2007
Tahun baru 2008 kali ini tidak kami lewati bersama. SMS ini diterima saat malam tahun baru ketika saya berada di rumah sendiri di Jakarta dan Ira bersama anak-anak di Tanjungsari, di sebuah desa yang berwilayah di Sumedang.
Sejak sore, kendaraan mulai menderu. Dan lalu-lalang orang bersiap menyambut datangnya tahun yang baru. Matahari tampaknya enggan bersinar, entah karena tertutup awan atau ia sengaja menahan senyum dengan kehangatan cahaya terpancar. Saya yakin, ia bisa menyaksikan belahan manapun di bumi ini. Keragaman beraneka yang ia saksikan dari tempatnya, ada tangis dan tawa.
Memang, khusus negeri Indonesia tercinta masih berduka. Sepanjang tahun 2007 ini di surat kabar dan media banyak dihiasi dengan berita tentang bencana seperti banjir dan gempa. Alam seakan murka, mungkin karena apa yang telah dibuat oleh manusia. Saya berucap, “Tuhan masih sayang sama kita…”. Kita yang masih hidup masih diberi kesempatan untuk memperbaiki apa yang menjadi tanggung jawab kita bersama.
Semoga harapan kita di tahun 2008 dapat segera terwujud
Doa dan dzikir yang kita panjatkan jangan pernah surut
Segera berbuat dari yang kecil, dan berdzikirlah kalau mulai kalut
Selamat Tahun baru 2008!
















