Olga Lydia: Sarapan Bekatul, Enak dan Mengenyangkan..!

by

Lagi, artikel bekatul yang disukai Olga Lydia.  Artikel kali ini saya kutip dari Kompas. Yuk, langsung saja kita simak.

Olga Lydia: Sarapan Bekatul, Enak dan Mengenyangkan..!
Sumber: http://www.kompas.com/kesehatan/news/0302/26/214130.htm

Rabu, 26 Februari 2003, 8:40 WIB

* Banyak orang sudah melupakan atau bahkan tidak tahu apa itu bekatul.
Namun, model cantik Olga Lydia (26) justru rutin mengonsumsinya untuk
sarapan. Selain praktis penyajiannya dan mengenyangkan, makanan
alternatif non beras ini juga bergizi tinggi.
Siapa sangka, di tubuh indah Olga Lydia itu ternyata mengalir sumbangan
gizi bekatul. Betapa tidak! Serbuk kecokelatan yang semula membalut
butiran beras itu kini lebih dikenal sebagi bahan pangan bintang dan
nyaris tak ada harganya.
Pada awalnya memang sempat muncul keraguan dibenak gadis ini untuk
mengonsumsi bekatul. “Itu makanan ternak, biasa buat unggas atau ikan,”
begitu pikirnya. Namun, berkat penjelasan dari orangtuanya, dan
merasakan sendiri manfaatnya, ia gemar sarapan bekatul.
“Sejak dulu, ibu memilih bubur bekatul sebagai menu sarapan keluarga.
Rasanya enak. Biasanya satu atau dua sendok penuh bekatul dicampur susu
bubuk secukupnya. Kalau ingin rasa lain bisa ditambah cokelat atau
sedikit madu,” kata model yang juga melejit sebagai pemian sonetron
lewat peran Tan San Nio dalam sinetron “Lo Fen Koei” ini.
Serat Tinggi
* Saat ini, memang banyak dipasarkan produk sarapan yang praktis seperti
sereal instan. Menurut Olga, selain praktis, bekatul lebih mengeyangkan
dibandingkan dengan gandum maupun sereal.
“Jika kita sarapan bubur gandum campur susu, satu atau dua jam
berikutnya sudah merasa lapar. Tapi, tidak begitu dengan bekatul. Pagi,
kita makan, baru saat siang rasa lapar itu muncul. Jadi sangat baik bagi
mereka yang ingin mengurangi konsumsi nasi di pagi hari. Selain enak,
bekatul juga memiliki kandungan serat dan gizi tinggi,” ucapnya
berpromosi.
Karena itu, tiap berkunjung ke Bandung, ia menyempatkan diri berbelanja
satu kilo atau lebih bekatul untuk persediaan selama beberapa minggu.
Bekatul langganannya itu, merupakan hasil olahan rumah, bukan pabrik.
Jadi lebih murni dan rasanya enak. Sayang, bungsu dari lima bersaudara
ini tak bisa menunjukkan alamat tepat dimana ia biasa membelinya.
“Bentuknya kering seperti bubuk.  Relatif murah dibanding manfaatnya bagi kesehatan kita,” tutur
pemandu acara “Dunia Samsung” di Metro TV ini.
Supaya tidak bosan, ia kadang mengganti bekatul dengan roti atau gandum
dicampur susu, untuk selingan pola sarapan. Untuk makan siang, ia lebih
sering memilih nasi dan sayur.
Pandai Memilih
* Sebetulnya, pola makan penggemar sayur kangkung dan bayam ini
cenderung tidak teratur. Karena itu, ia membiasakan diri untuk menjaga
kualitas makanan yang dikonsumsi.
Misalnya, karena suka makan dan ngemil, pemilik tinggi badan 171 cm dan
berat 47 kg ini berusaha mengurangi konsumsi gula dan daging. Jika di
suatu kesempatan tersedia suguhan berupa daging kambing atau sapi, ayam
dan ikan, ia tentu akan memilih ikan.
“Harus pintar memilih jika terpaksa mengonsumsi daging,” katanya.
Persoalan menu yang tidak sesuai keinginan itu sering muncul di saat
syuting, karena biasanya porsi nasi atau daging yang disajikan
berlebihan.
Dalam kesehariannya, perempuan kelahiran Jakarta, 4 Desember 1976 ini,
juga tidak menyenangi kehidupan malam dan rokok. Selain itu, ia juga
membatasi konsumsi minuman ringan atau beralkohol.
“Menjaga kesehatan, saya rasa sangat penting. Saya tidak pernah
melupakan pengalaman dirawat di rumah sakit gara-gara ada masalah di
pencernaan. Sakit benar-benar membuat kita seperti terpenjara dan
menderita, jadi saya tak mau merasakan lagi,” sebutnya.
Selain tidur sekitar tujuh jam sehari, olahraga juga dijadikan cara jitu
untuk menjaga kebugaran dan kesehatannya. Jalan kaki, treadmill, atau
bersepeda statis yang dirasanya baik untuk kesehatan jantung rutin
dilakukannya 2-3 kali seminggu.
Jika ada waktu luang saja ia bisa mengikuti program kebugaran di klub
kebugaran. Harap maklum, jadwal syuting dan kegiatan luar yang padat
kadang membuat waktunya untuk pergi ke klub jadi berkurang.
Rajin Periksa
* Sikap Olga yang sangat peduli pada kesehatan juga tetap tercermin
kalau ia pergi liburan. Pada waktu-waktu santai itu ia suka berenang dan
menyelam.
“Kalau renang perlu waktu lama soalnya sekalian steam dan creambath,”
jadi cukup merepotkan kalau tidak dilakukan pada waktu libur,” ungkap
penggemar buah jeruk dan pisang ini.
Setengah tahun sekali, Olga juga selalu memeriksakan darahnya, “Bukan
general check up, tapi hanya cek darah.” Hal itu dilakukannya untuk
mengetahui lebih awal jika memiliki kecenderungan menderita penyakit
tertentu, supaya bisa dicegah atau diobati segera.
“Obat psikologis berupa doa, usaha dan rasa syukur untuk menjaga
keseimbangan pikiran menurut saya tidak boleh dilupakan. Obat ini
penting karena kita akan sehat secara lahir dan batin,” katanya penuh
keyakinan.
Ada kalanya, Olga juga harus menyerah pada serangan flu dan demam. Jika
itu terjadi, ia berusaha membatasi konsumsi obat, termasuk antibiotik,
dan lebih memilih obat generik. Ia juga biasa mengandalkan saripati ayam
untuk mengusir flu dan atau demam.

Yang juga menarik dari Olga adalah, meskipun telah lulus dari Fakultas
Teknik Sipil, Universitas Parahyangan Bandung, ia tetap rajin menambah
wawasan. Ratusan buku bacaan, diantaranya novel, setia menemaninya saat
di rumah. Boleh jadi, hal itu dilakukannya karena ia masih menyimpan
cita-cita menjadi pemborong proyek perumahan.
Sayang niat itu masih belum bisa diwujudkan karena sedang asyik dengan
dunia hiburan yang kini dijalaninya. “Kalau nanti ada kesempatan lagi,
akan saya wujudkan,” tuturnya serius. @ Lalang Ken Handita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: